Selasa, 14 Juli 2020

Wirausaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar xi


Produk  kerajinan  pada  awalnya dibuat  untuk  tujuan  fungsional, baik untuk kepentingan  keagamaan (religius) maupun  kebutuhan  praktis. Produk  kerajinan tersebut  berupa  peninggalan pada zaman batu seperti artefak-artefak kapak dan perkakas; pada zaman logam berupa nekara, moko, candrasa, kapak, bejana, hingga perhiasan seperti gelang, kalung, dan cincin. Benda-benda tersebut dipakai sebagai perhiasan  dan  properti  upacara  ritual  adat  berbagai  suku  serta  kegiatan  ritual yang bersifat kepercayaan seperti penghormatan  terhadap  arwah nenek moyang. Sejalan dengan perkembangan  zaman konsep karya kerajinan terus berkembang. Pembuatan karya kerajinan yang pada awalnya untuk kepentingan fungsional, dalam perkembangannya mengalami pergeseran orientasi ke arah nilai keindahan (estetis).
Kekayaan alam Indonesia merupakan modal untuk menghasilkan produk kerajinan.  Sejak dahulu  rakyat  Indonesia  telah  menggunakan  produk  kerajinan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kekayaan alam Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, kita harus memuji ciptaan Tuhan Yang Maha Agung ini. Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam. Ada juga yang memanfaatkan bahan limbah sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet, dan  logam. Bagaimana pendapatmu  ketika melihat sampah yang berserakan, tidak teratur di suatu tempat? Tentunya sampah atau limbah tersebut dapat membuat pemandangan menjadi tidak indah, menghasilkan bau tidak sedap, dan dampaknya akan merusak lingkungan. Limbah tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai barang kerajinan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
 salah satu contoh kerajinan bahan limbah bangun ruang

Secara umum  ada dua  macam  limbah yang sudah  kalian kenal, yaitu limbah organik dan limbah anorganik. Limbah organik adalah limbah yang bisa dengan mudah  diuraikan  atau  mudah  membusuk.  Limbah organik  mengandung  unsur karbon. Limbah organik dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari, contohnya kulit buah, sayuran, kotoran manusia, dan hewan. Sedangkan limbah anorganik adalah jenis limbah yang berwujud padat, sangat sulit atau bahkan sulit untuk diuraikan atau tidak bisa membusuk. Limbah anorganik relatif sulit terurai. Beberapa bisa terurai, tetapi memerlukan waktu yang lama. Limbah tersebut berasal dari sumber daya alam yang berasal dari pertambangan  seperti minyak bumi, batubara, besi, timah, dan nikel.
Limbah anorganik umumnya berasal dari kegiatan industri, pertambangan, dan domestik yaitu dari sampah rumah tangga, seperti kaleng bekas, botol, plastik, karet sintetis, potongan  atau pelat dari logam, berbagai jenis batu-batuan,  dan  pecah- pecahan  gelas. Limbah  anorganik  yang dapat  didaur  ulang  contohnya  sampah plastik, logam, kaca, plastik, dan kaleng. Limbah-limbah anorganik dapat dipilah- pilah sesuai kebutuhan, jika dinilai tidak layak pakai maka limbah anorganik dapat dilebur. Sedangkan limbah yang masih dalam kondisi baik, dapat  dimanfaatkan kembali menjadi karya kerajinan. Jika limbah sudah beralih manfaat menjadi barang kerajinan, maka secara ekonomi  nilainya akan meningkat.  Kita patut  bersyukur bahwa limbah anorganik juga dapat memberi manfaat untuk manusia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar